Author: Mr.awesome
Main cast: Yang SeungHo (MBLAQ), Park SoYeon (T-ARA), Bang CheolYong (MBLAQ), Park Kahii (AS)
Other cast: Park SangHyun (MBLAQ), Lee Changsun (MBLAQ), Jung ByungHee (MBLAQ), Lee JooYeon (AS), Jeong Jihoon, Sandara Park (2NE1), Kim JungAh (AS) And Other
Rating: PG
Length: -
Genre: Romance, Angst
Disclaimer: The Plot of this Fanfic is mine, the characters are all belong to themselves,
PART 1
"appa!" gertak seorang gadis kepada seorang pria yang lebih tua darinya.
"jangan panggil aku appa! Aku bukan appa mu!" kata pria itu terdengar ketus.
"baiklah aku panggil kau eomma?" terka gadis itu dengan senyum, lalu pria itu pun mendeliknya kesal.
"baiklah, baiklah.. Sekarang tidak ada satupun orang yang mau jadi orang tuaku" kata gadis itu menundukan kepalanya.
"Soyeon-aa" kata pria itu berjalan mendekati gadis bernama Soyeon yang sedang berjalan gontai meninggalkannya.
"yaa!" katanya lagi sambil menarik tangan Soyeon. Lalu pria itu pun menghela nafas panjang dan berkata "baiklah! Hari ini kau boleh memanggilku appa" kata pria itu malas, Soyeon mendokakkan wajahnya dan tersenyum riang pada pria itu
"gumaweoo Seungho Appa!!"
***
SeungHo P.O.V
Soyeon menarik lenganku dengan keras. Sesekali ia melantunkan nyanyian riangnya sambil meloncat loncat. Padahal umurnya sudah 16 tahun, tapi perilakunya sama sekali tidak terlihat seperti gadis seumurannya. Gadis itu, Jung Soyeon, keponakanku yang sudah kurawat semenjak ia berumur 11 tahun. Semenjak orang tuannya meninggal dimana ibunya adalah kakak ku. Tepatnya 5 tahun yang lalu, mereka meninggal dengan cukup mengenaskan.
Ketika itu hanya aku yang dapat menyelamatkan nyawa Soyeon . Dimana saat itu, Soyeon duduk dilantai diantara mayat kedua orang tuanya. Tanpa fikir panjang aku langsung menggendong Soyeon yang lemah, wajahnya pucat pasi, sekujur tubuhnya gemetar . Akupun tidak membiarkan Soyeon untuk melihat kedua jenazah orang tuanya itu lagi. Dengan segera aku amankan Soyeon yang masih menjadi incaran para mafia itu.
Yak, Byunghee hyung dan Jooyeon noona tewas ditangan para mafia mafia itu. Entahlah, aku pun waktu itu masih bingung. Kenapa para mafia itu menyerang Byunghee hyung ? Mereka juga membunuh Jooyeon noona, dan hampir saja mereka menghabisi Soyeon dengan senjata api yang mereka punya. Aku sempat berfikir bahwa ini ada sangkut pautnya dengan pekerjaan Byunghee hyung sebagai pengacara, tapi aku tidak pernah lagi mengungkit kasus itu semenjank Soyeon meminta agar aku tidak pernah membicarakan hal itu lagi. Dan pihak kepolisian pun memutuskan untuk memberhentikan pencarian pelaku. Memang sangat ganjal, tapi aku sudah berjanji pada Soyeon untuk tidak pernah mengungkitnya lagi.
